Selasa, 24 Maret 2009

PENATAAN PERMUKIMAN TEPIAN SUNGAI DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS RUANG KOTA (Kasus Permukiman Padat pada Kawasan Pasar Sentral Poso)

Asyra Ramadanta dan Altim Setiawan

Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universtas Tadulako

aramadanta@yahoo.com

BUKU 1 Prosiding Seminar Nasional
TEKNOLOGI PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN SUKU BAJO

DI SULAWESI TENGAH

ISBN : 979-3701-64-0, November 2008

Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Tadulako

Kerjasama

Balai Pengembangan Teknologi Perumahan Tradisional Makassar

Abstrak

Perkembangan suatu kota akan menarik pergerakan penduduk dari daerah sekitarnya. Pada tahap awal pertumbuhan penduduk berjalan seiring tumbuhnya kegiatan usaha. Perkembangan dua faktor tersebut menuntut adanya kebutuhan akan ruang hunian di wilayah perkotaan. Tuntutan terhadap kebutuhan ruang hunian akan menyebabkan ekstensifikasi penggunaan lahan pada bagian kota yang seharusnya menjadi ruang publik, misalnya pada daerah tepi sungai. Permasalahan akan timbul pada saat domain publik akan dikembalikan kepada penggunaan untuk kepentingan publik.

Permukiman padat di tepi sungai Poso memberi pengaruh dalam penurunan kualitas ruang kota. Dibalik dampak negatif terhadap kualitas ruang kota, komunitas masyarakat di sekitar sungai memiliki potensi sebagai penggerak aktivitas pada Pasar Sentral Poso. Pelibatan komunitas lokal dalam kegiatan penataan dan pengembangan kawasan akan memberikan keuntungan sosial (social benefit) yang lebih besar. Secara tidak langsung akan meningkatkan apresiasi dan partisipasi masyarakat dalam upaya penataan dan pengembangan guna menjaga keberlanjutan lingkungan.

Kata kunci ; Komunitas, Potensi Sosial, Ruang Kota

Tidak ada komentar:

Posting Komentar